KEYLA LIFE'S
Keyla seorang murid SMA kelas 2 yang akan memulai liburannya. Keyla sangat senang karena mendapatkan juara satu di kelasnya, ia pun merayakannya dengan teman-temannya. Keyla pun mempersiapkan dan menentukan dimana, kapan dan jam berapa acara tersebut dirayakan.
Karena terlalu bersemangat dan menganggap dirinya bebas, ia sampai lupa memberitahukan kepada orang tuanya. Akhirnya...
Ketika hari H, orang tua Keyla mengajak Keyla untuk pergi jalan-jalan bersama sekaligus merayakan juara satu Keyla.
“eeee... mamaaa... Keyla udah buat janji sama teman maaaa...” jawab Keyla ketika diajak mamanya.
“apa gak bisa dibatalin Key ?? kita jarang-jarang lo kyak gini... hari lain mungkin papa dan mama gak bisa.. untuk kali ini aja key..” bujuk mama.
“maaa.. Keyla tu gak bisa jangan dipaksain dong...”jawab Keyla marah.
“tapi Key....” mama mencoba membujuk lagi tapi di potong oleh Keyla.
“kenapa gak mama sama papa aja pergi berdua sana.. kan jarang-jrang papa sama mama jalan bareng.., ya udah.. Keyla pergi dulu.. daaa”.
Akhirnya papa dan mama Keyla pergi jalan-jalan tanpa Keyla. Di perjalanan, mereka mengalami kecelakaan dan meninggal seketika. Keyla yang saat itu sedang bersenang-senang dengan teman-temanya, tidak mengetahui hal tersebut.
Saat Keyla bersama teman-temannya, terjadi konflik antara Keyla dan teman-temannya yang membuat teman-temannya dan Keyla saling membenci.
“heh?!.. nyesel gue datang ke acara lo tau?? Bagus gue cepat-cepat pergi dari sini.” ucap teman-temanya kepada Keyla.
“ya udah pergi aja sana. Gue juga nyesel ngundang orang-orang kayak kalian.” Balas Keyla ketus.
Ketika pulang, Keyla bingung kenapa orang tuanya tidak ada di rumah, seharusnya mereka sudah kembali. “Ah pasti keasikan jalan-jalan berdua hingga lupa waktu, paling nanti juga pulang” pikir Keyla santai. Beberapa saat kemudian Keyla mendapatkan telfon dari seseorang.
“Halo. Benarkah ini anak dari bapak Doni Suyanto dan ibu Yeni Safitri?”
“Ya benar.. Ini siapa ??”
“Kami dari pihak Rumah Sakit turut berduka cita, orang tua anda meninggal dunia dalam kecelakaan tadi siang, dan sekarang mayat mereka sedang ada di Rumah Sakit Saranghae”
“APAAAAA????!!!!, ini gak mungkin...”Keyla menangis sambil menutup telefonnya dan langsung pergi menuju rumah sakit tempat papa dan mamanya berada.
Sesampainya di Rumah Sakit, Keyla menangis sejadi-jadinya. Dia gak menyangka ternyata tadi pagi adalah pertemuan terakhir dia untuk orang tuanya, dia sangat menyesal kenapa dia tidak mengikuti ajakan mamanya dan kenapa dia harus bersama teman-teman penghianat itu. Bahkan Keyla belum sempat minta maaf sama orang tuanya karena telah marah-marah.
Setelah mayat orang tua Keyla dikuburkan. Selama liburan, Keyla hanya mengurung di rumah. Keyla gak punya siapa-siapa lagi selain orang tuanya.
Karena terlalu bersemangat dan menganggap dirinya bebas, ia sampai lupa memberitahukan kepada orang tuanya. Akhirnya...
Ketika hari H, orang tua Keyla mengajak Keyla untuk pergi jalan-jalan bersama sekaligus merayakan juara satu Keyla.
“eeee... mamaaa... Keyla udah buat janji sama teman maaaa...” jawab Keyla ketika diajak mamanya.
“apa gak bisa dibatalin Key ?? kita jarang-jarang lo kyak gini... hari lain mungkin papa dan mama gak bisa.. untuk kali ini aja key..” bujuk mama.
“maaa.. Keyla tu gak bisa jangan dipaksain dong...”jawab Keyla marah.
“tapi Key....” mama mencoba membujuk lagi tapi di potong oleh Keyla.
“kenapa gak mama sama papa aja pergi berdua sana.. kan jarang-jrang papa sama mama jalan bareng.., ya udah.. Keyla pergi dulu.. daaa”.
Akhirnya papa dan mama Keyla pergi jalan-jalan tanpa Keyla. Di perjalanan, mereka mengalami kecelakaan dan meninggal seketika. Keyla yang saat itu sedang bersenang-senang dengan teman-temanya, tidak mengetahui hal tersebut.
Saat Keyla bersama teman-temannya, terjadi konflik antara Keyla dan teman-temannya yang membuat teman-temannya dan Keyla saling membenci.
“heh?!.. nyesel gue datang ke acara lo tau?? Bagus gue cepat-cepat pergi dari sini.” ucap teman-temanya kepada Keyla.
“ya udah pergi aja sana. Gue juga nyesel ngundang orang-orang kayak kalian.” Balas Keyla ketus.
Ketika pulang, Keyla bingung kenapa orang tuanya tidak ada di rumah, seharusnya mereka sudah kembali. “Ah pasti keasikan jalan-jalan berdua hingga lupa waktu, paling nanti juga pulang” pikir Keyla santai. Beberapa saat kemudian Keyla mendapatkan telfon dari seseorang.
“Halo. Benarkah ini anak dari bapak Doni Suyanto dan ibu Yeni Safitri?”
“Ya benar.. Ini siapa ??”
“Kami dari pihak Rumah Sakit turut berduka cita, orang tua anda meninggal dunia dalam kecelakaan tadi siang, dan sekarang mayat mereka sedang ada di Rumah Sakit Saranghae”
“APAAAAA????!!!!, ini gak mungkin...”Keyla menangis sambil menutup telefonnya dan langsung pergi menuju rumah sakit tempat papa dan mamanya berada.
Sesampainya di Rumah Sakit, Keyla menangis sejadi-jadinya. Dia gak menyangka ternyata tadi pagi adalah pertemuan terakhir dia untuk orang tuanya, dia sangat menyesal kenapa dia tidak mengikuti ajakan mamanya dan kenapa dia harus bersama teman-teman penghianat itu. Bahkan Keyla belum sempat minta maaf sama orang tuanya karena telah marah-marah.
Setelah mayat orang tua Keyla dikuburkan. Selama liburan, Keyla hanya mengurung di rumah. Keyla gak punya siapa-siapa lagi selain orang tuanya.
Liburan berakhir, Keyla tidak sekolah selama 2 hari untuk lebih menenangkan dirinya.
Setelah 2 hari berlalu, Keyla kembali bersekolah, di kelasnya ternyata ada anak baru, seorang cowok yang tinggi, putih, manis, baik hati, suka menabung, rajin beribadah, dan tajir lagi.. HE SO PERFECT. Namanya Satria. Selama di kelas, Keyla menjadi pendiam, tidak ada satu orang pun yang mengajaknya bicara, jika ada itu pun pasti jika sedang belajar dan itu hanya sedikit sekali. Saria yang melihat kesendirian Keyla heran dan mencari tau apa yang menyebabkan teman-teman menjauhinya. Setelah mengetahuinya, Satria merasa kasian dan dia mengerti kenapa Keyla melakukan itu. Satria pun ingin jadi teman Keyla. Perlahan-lahan Satria mulai mengajak Keyla ngobrol, ke kantin bareng, lalu pulang bareng, dan alhasil mereka jadi sahabat.
Hari-hari dilalui Keyla seperti biasa dan sekarang ada satu yang berbeda. Biasanya dia sendiri tapi sekarang ada sahabatnya yang selalu menemaninya, yang jelas itu adalah Satria. Sewaktu jam istirahat, Keyla dipanggil ke ruang Tata Usaha. Ini pertama kalinya dia dipanggil ke sana. Dan ternyata dia dipanggil karena dia belum bayar uang sekolah sampai 3 bulan, bila dia belum juga melunasinya sampai lusa maka untuk sementara dia akan di skors.
Keyla berpikir keras bagaimana caranya dia melunasi uang sekolahnya dalam tempo 2 hari. Sisa uang orang tuanya hanya cukup untuk hidupnya selama 2 bulan. Bila dia menggunakannya maka dia tidak akan bisa mencukupi kehidupannya.
Maka Keyla pun memutuskan untuk mencari kerja. Meskipun dia tau pasti tidak akan cukup untuk melunasi uang sekolahnya, tapi setidaknya dia bisa sedikit mencicil dan menambah sedikit dari sisa uang orang tuanya.
Pulang sekolah ia langsung berlari pulang dan mengganti baju, lalu pergi mencari kerja tanpa memperdulikan Satria yang heran dibuatnya.
Keyla pergi ke setiap restoran dan toko yang ada untuk menawarkan diri sebagai salah satu pelayan atau buruh cuci piring tapi akhirnya dia belum mendapatkan satu pekerjaan pun dan hari sudah mulai malam. Keyla pun pulang ke rumah.
Esok harinya, dia hanya murung, dan sedikit sekali bicara dan pulang sekolahnya lagi-lagi dia langsung pergi dan secepatnya langsung mencari kerja.
Satria yang mengetahui masalah Keyla, mengikuti Keyla kemana dia pergi samapai Keyla mendapatkan pekerjaan.
Akhirnya Keyla mendapatkan pekerjaan, Satria langsung menghampirinya dan membantunya. Keyla yang gak mau nyusahin Satria, menyuruh Satria pergi tapi Satria gak mau.
“Key... kita kan sahabat.. apa kamu gak tau apa arti sahabat tu?? Atau kamu gak nganggap aku sebagai sahabat mu?? Suka dan duka kita tanggung bersama yaa..” terang Satria.
“Tapi Sat, kamu udah terlalu sering bantin aku.. sedangkan aku selalu nyusahin kamu..” jawab Keyla. “
“emang ada ya sesama sahabat itu kalau membantu itu minta pamrih ?? gak ada kan ?? ya udah.. lebih baik kita lanjutkan perkerjaan mu ini biar cepat selesai” ucap Satria.
Malam pun tiba, setelah selesai Satria dan Keyla pulang bersama. Dalam perjalanan, Keyla menghitung uang yang di dapatnya dari hasil pekerjaanya tadi dan alhasil itu sama sekali gak membantu dia dalam melunasi uang sekolahnya. Artinya dia harus bersiap-siap untuk di skors mulai besok.
Pagi besoknya, Keyla laangsung menuju ke ruang Tata Usaha, kagetnya ternyata uang sekolahnya telah lunas.. “siapa yang melunasinya?”satu kalimat yang langsung berada di benak Keyla.
Kata guru Tata Usaha itu ada seorang cowok putih, tinggi, manis yang membayar semuanya. “SATRIA ? pasti Satria” pikir Keyla. Keyla berlari menemui Satria, dan menangis.
Satria heran, apa lagi yang terjadi pada sahabatnya ini.
“hiks.. hikss.. aku gak tau harus bilang apa lagi.. kamu udah terlalu banyak ngasih aku tapi aku..” isak Keyla.
“husss.. kamu udah memberikan ku lebih banyak, jadi jangan berkta seperti itu lagi”potong Satria.
“Apa maksudmu ??” tanya Keyla sambil mengelap air matanya.
“kamu udah memberikan hati dan cintamu pada ku, itu lebih daripada apa yang ku berikan pada mu..”jelas Satria
“hah?! Aku.. akuu.. aku.. hanya..” Keyla gugup.
“udahh.. aku tau kog.. aku juga suka sama kamu, jadi tolong jangan di sembunyikan lagi, I LOVE U Keyla” ucap Satria.
“nngg...I LOVE U, too” balas Keyla.
Like cerppen ku disini yaaa...^^
Like
Setelah 2 hari berlalu, Keyla kembali bersekolah, di kelasnya ternyata ada anak baru, seorang cowok yang tinggi, putih, manis, baik hati, suka menabung, rajin beribadah, dan tajir lagi.. HE SO PERFECT. Namanya Satria. Selama di kelas, Keyla menjadi pendiam, tidak ada satu orang pun yang mengajaknya bicara, jika ada itu pun pasti jika sedang belajar dan itu hanya sedikit sekali. Saria yang melihat kesendirian Keyla heran dan mencari tau apa yang menyebabkan teman-teman menjauhinya. Setelah mengetahuinya, Satria merasa kasian dan dia mengerti kenapa Keyla melakukan itu. Satria pun ingin jadi teman Keyla. Perlahan-lahan Satria mulai mengajak Keyla ngobrol, ke kantin bareng, lalu pulang bareng, dan alhasil mereka jadi sahabat.
Hari-hari dilalui Keyla seperti biasa dan sekarang ada satu yang berbeda. Biasanya dia sendiri tapi sekarang ada sahabatnya yang selalu menemaninya, yang jelas itu adalah Satria. Sewaktu jam istirahat, Keyla dipanggil ke ruang Tata Usaha. Ini pertama kalinya dia dipanggil ke sana. Dan ternyata dia dipanggil karena dia belum bayar uang sekolah sampai 3 bulan, bila dia belum juga melunasinya sampai lusa maka untuk sementara dia akan di skors.
Keyla berpikir keras bagaimana caranya dia melunasi uang sekolahnya dalam tempo 2 hari. Sisa uang orang tuanya hanya cukup untuk hidupnya selama 2 bulan. Bila dia menggunakannya maka dia tidak akan bisa mencukupi kehidupannya.
Maka Keyla pun memutuskan untuk mencari kerja. Meskipun dia tau pasti tidak akan cukup untuk melunasi uang sekolahnya, tapi setidaknya dia bisa sedikit mencicil dan menambah sedikit dari sisa uang orang tuanya.
Pulang sekolah ia langsung berlari pulang dan mengganti baju, lalu pergi mencari kerja tanpa memperdulikan Satria yang heran dibuatnya.
Keyla pergi ke setiap restoran dan toko yang ada untuk menawarkan diri sebagai salah satu pelayan atau buruh cuci piring tapi akhirnya dia belum mendapatkan satu pekerjaan pun dan hari sudah mulai malam. Keyla pun pulang ke rumah.
Esok harinya, dia hanya murung, dan sedikit sekali bicara dan pulang sekolahnya lagi-lagi dia langsung pergi dan secepatnya langsung mencari kerja.
Satria yang mengetahui masalah Keyla, mengikuti Keyla kemana dia pergi samapai Keyla mendapatkan pekerjaan.
Akhirnya Keyla mendapatkan pekerjaan, Satria langsung menghampirinya dan membantunya. Keyla yang gak mau nyusahin Satria, menyuruh Satria pergi tapi Satria gak mau.
“Key... kita kan sahabat.. apa kamu gak tau apa arti sahabat tu?? Atau kamu gak nganggap aku sebagai sahabat mu?? Suka dan duka kita tanggung bersama yaa..” terang Satria.
“Tapi Sat, kamu udah terlalu sering bantin aku.. sedangkan aku selalu nyusahin kamu..” jawab Keyla. “
“emang ada ya sesama sahabat itu kalau membantu itu minta pamrih ?? gak ada kan ?? ya udah.. lebih baik kita lanjutkan perkerjaan mu ini biar cepat selesai” ucap Satria.
Malam pun tiba, setelah selesai Satria dan Keyla pulang bersama. Dalam perjalanan, Keyla menghitung uang yang di dapatnya dari hasil pekerjaanya tadi dan alhasil itu sama sekali gak membantu dia dalam melunasi uang sekolahnya. Artinya dia harus bersiap-siap untuk di skors mulai besok.
Pagi besoknya, Keyla laangsung menuju ke ruang Tata Usaha, kagetnya ternyata uang sekolahnya telah lunas.. “siapa yang melunasinya?”satu kalimat yang langsung berada di benak Keyla.
Kata guru Tata Usaha itu ada seorang cowok putih, tinggi, manis yang membayar semuanya. “SATRIA ? pasti Satria” pikir Keyla. Keyla berlari menemui Satria, dan menangis.
Satria heran, apa lagi yang terjadi pada sahabatnya ini.
“hiks.. hikss.. aku gak tau harus bilang apa lagi.. kamu udah terlalu banyak ngasih aku tapi aku..” isak Keyla.
“husss.. kamu udah memberikan ku lebih banyak, jadi jangan berkta seperti itu lagi”potong Satria.
“Apa maksudmu ??” tanya Keyla sambil mengelap air matanya.
“kamu udah memberikan hati dan cintamu pada ku, itu lebih daripada apa yang ku berikan pada mu..”jelas Satria
“hah?! Aku.. akuu.. aku.. hanya..” Keyla gugup.
“udahh.. aku tau kog.. aku juga suka sama kamu, jadi tolong jangan di sembunyikan lagi, I LOVE U Keyla” ucap Satria.
“nngg...I LOVE U, too” balas Keyla.
Like cerppen ku disini yaaa...^^
Like
Komentar
Posting Komentar