Loyalitas pada Komunitas
Hemm.. Dari judulnya penasaran gak sama isinya ?? Atau gak ngerti maksudnya ? Atau dua-duanya ? Ah, daripada pusing pusing, langsung aja kali ya..
Saudara, saudara yang saya cintai dan saya hormati..(ngomong ala pejabat)
dimasa yang modern ini tentulah terdiri dari segudang komunitas. Yang namanya manusia terkadang tidak puas hanya dengan memiliki satu komunitas.
Apalagi remaja-remaja di tanah air kita saat ini seperti saya. Mereka saling iri/hasad/dengki/sirik dengan sesama mereka yang sukses, tenar(terkenal), disukai banyak orang, dll karena memiliki banyak komunitas.
Yaah mau gimana lagi, apa daya akupun begitu..#hehehh itu telah menjadi hukum alam.
Tapi tanpa mereka sadari iri itu dosa looh.. #apaan sih?udah tau kali.
Iri mereka itu berdampak ke ikut-ikutan. Mereka akhirnya mengikuti lebih dari satu komunitas.
Tau gak apa dampak buruknya kalau mengikuti lebih dari satu komunitas ? Kalau dampak baiknya pasti udah pada tau kaann..
Sejauh yang kualami, kawan. Dampak buruknya tu ada tiga.
Pertama, pikiran kita menjadi terpecah belah.
Kita harus memikirkan gimana di komunitas yang A, terus gimana dengan komunitas yang B, aduh kalau komunitas C gimana?? Yahh beginilah seputar pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul di pikiran kita kalau mengikuti banyak komunitas.
Kedua, kita harus pandai memainkan waktu.
Misalnya di Komunitas A ada acara minggu ini, di komunitas B juga, waktunya sama lagi. Lalu, di komunitas C ada juga, waktunya cuma beda satu jam dengan acara komunitas B. Mau gak mau, suka gak suka kita harus bisa mengartur waktu sebaik mungkin agar kita bisa mengikuti semuanya. Atau mungkin kita bakalan merelakan salah satunya untuk tidak kita hadiri.
Ketiga, kita harus pandai menyetarakan peduli kita terhadap tiap komunitas.
Gak mungkin kan kalau misalnya kita lebih peduli dan lebih sering aktif pada komunitas tertentu itu saja. Kalau misalnya itu terjadi, bila komunitas lain mengetahuinya maka hancurlah kamu di komunitas itu. Jadi harus pandai-pandai. J
Intinya kita dituntut untuk terus berfikir dan membuat kita menjadi STERSSS..
Sejauh pengalamanku, aku mengikuti lebih dari satu komunitas. Mungkin karena terlalu banyak aku sampai lupa berapa jumlah komunitas yang kuikuti. Setelah cukup banyak dampak-dampak buruk yang kualami akhirnya lama kelamaan banyak komunitas yang berguguran untuk aku ikuti.
Untuk menyeleksi komunitas-komunitas yang mau kita tinggalkan, itu mudah sekali. Kalau misalnya orang banyak bilang “biar hati yang menentukan” #aciee... kalau hatipun galau, marilah berfikir.. mana yang paling bisa bikin kita nyaman.. itu lah yang kita plih.. gampang kan ????
So, kalau gak mau pusing/STRESS.. setialah pada satu komunitas yang bisa membuatmu nyaman,, dan kesetian itu lah yang membuat kamu sukses dan terkenal nantinyaa..
Sejauh yang kualami, kawan. Dampak buruknya tu ada tiga.
Pertama, pikiran kita menjadi terpecah belah.
Kita harus memikirkan gimana di komunitas yang A, terus gimana dengan komunitas yang B, aduh kalau komunitas C gimana?? Yahh beginilah seputar pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul di pikiran kita kalau mengikuti banyak komunitas.
Kedua, kita harus pandai memainkan waktu.
Misalnya di Komunitas A ada acara minggu ini, di komunitas B juga, waktunya sama lagi. Lalu, di komunitas C ada juga, waktunya cuma beda satu jam dengan acara komunitas B. Mau gak mau, suka gak suka kita harus bisa mengartur waktu sebaik mungkin agar kita bisa mengikuti semuanya. Atau mungkin kita bakalan merelakan salah satunya untuk tidak kita hadiri.
Ketiga, kita harus pandai menyetarakan peduli kita terhadap tiap komunitas.
Gak mungkin kan kalau misalnya kita lebih peduli dan lebih sering aktif pada komunitas tertentu itu saja. Kalau misalnya itu terjadi, bila komunitas lain mengetahuinya maka hancurlah kamu di komunitas itu. Jadi harus pandai-pandai. J
Intinya kita dituntut untuk terus berfikir dan membuat kita menjadi STERSSS..
Sejauh pengalamanku, aku mengikuti lebih dari satu komunitas. Mungkin karena terlalu banyak aku sampai lupa berapa jumlah komunitas yang kuikuti. Setelah cukup banyak dampak-dampak buruk yang kualami akhirnya lama kelamaan banyak komunitas yang berguguran untuk aku ikuti.
Untuk menyeleksi komunitas-komunitas yang mau kita tinggalkan, itu mudah sekali. Kalau misalnya orang banyak bilang “biar hati yang menentukan” #aciee... kalau hatipun galau, marilah berfikir.. mana yang paling bisa bikin kita nyaman.. itu lah yang kita plih.. gampang kan ????
So, kalau gak mau pusing/STRESS.. setialah pada satu komunitas yang bisa membuatmu nyaman,, dan kesetian itu lah yang membuat kamu sukses dan terkenal nantinyaa..
Komentar
Posting Komentar